Kisah apa yang rebah diharimu?
Mungkinkah dunia menjeratmu?
Ataukah dunia merampas senyummu?
Akankah ada yang membuat putih hatimu tersita?
Jangan menghitam
Terlalu banyak sisi yang menjelang kelam
Sedihlah aku jika kapal-kapal mimpi itu turut karam
Menyanjung dikau di malam yang sedang menjelang ujung
Taukah engkau
Tuhan sulingkan tawa kita
Ketika tiba air mata
Meski tak lekas pangkas duka
Aku bukan apa-apa
Dan tak punya satupun dari yang mereka bawa
Maafkanlah
Hanya kata
yang terhadiahkan
Bukankah
tak apa jika tanpa bertatap muka
Asalkan ada
asa yang slalu berbalas
Aku hanya
punya mereka
Dan disinilah
kita ingin bediri
Bersama
senja yang kian berlari
Istirahatlah yang lelap kawan
Mari esuk ganyang duka lahap
Dan bebas bernafas bersama harap
Semoga harapan itu tak lekas lebur jadi debu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar